Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Singkawang
Rabu, 23 Mei 2012  Walikota Singkawang Hasan Karman (Foto: infopublik.org) SINGKAWANG - Pemerintah Kota Singkawang menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Halaman Kantor Walikota Singkawang, Senin (21/5), dan bertindak sebagai Inspektur Upacara Walikota Singkawang Hasan Karman.
Pemerintah Kota Singkawang menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan
Nasional (Harkitnas) di Halaman Kantor Walikota Singkawang, Senin
(21/5), dan bertindak sebagai Inspektur Upacara Walikota Singkawang
Hasan Karman. Hadir dalam upacara tersebut, Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah Kota Singkawang, Ketua DPRD Kota Singkawang, Kepala SKPD
di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang, Pegawai Negeri Sipil, TNI,
POLRI, Ormas, Mahasiswa dan Pelajar serta undangan lainnya.
Adapun Tema yang diangkat dalam memperingati 104 tahun Harkitnas 2012
yakni “Dengan Semangat Hari Kebangkitan Nasional, Kita Tingkatkan
Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara Yang Berkarakter, Damai Dan Berdaya
Saing Menuju Masyarakat Yang Sejahtera”. Menapaki perjalanan
sejarah kebangkitan nasional Indonesia, maka cara berpikir nasionalis
dalam membangun Indonesia baru di masa depan adalah bagaimana
mengutamakan kepentingan kehidupan nasional. Dalam hal ini,
seyogianya cara berpikir nasionalis adalah antitesis dari cara berpikir
individual, kedaerahan, kepartaian atau golongan, dan kolonial.
Karena itu, dalam memaknai kebangkitan nasional dan wacana Indonesia ke
depan yang lebih baik, mandiri, sejahtera dan lebih bermartabat,
diperlukan adanya korelasi antara kesadaran sejarah, fakta sosial, dan
semangat nasionalisme ke-Indonesia-an yang memiliki bangunan karakter
kesejatian Indonesia. Demikian sambutan Menteri Komunikasi
dan Informatika RI, Tifatul Sembiring, yang dibacakan Walikota
Singkawang Hasan Karman dalam upacara tersebut. Peringatan
Harkitnas yang ke 104 tahun 2012 ini menjadi penting, apabila
nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai persatuan dan kesatuan, nilai-nilai
kejujuran, dan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri ke-Indonesia-an
kita, yang telah dipelopori oleh para pendahulu kita melalui gerakan
“Boedi Oetomo” tersebut, dapat dijadikan suatu energi bagi
langkah-langkah kita ke depan. “Juga sekaligus menjadi
renungan dan evaluasi, sejauhmana semangat nasionalisme tersebut
terimplementasi dalam setiap potensi, profesi, tugas dan tanggung jawab
perilaku masing-masing individu warganegara Indonesia dalam
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” katanya. Ia berharap
dengan semangat kebangkitan nasional yang telah dirintis oleh para
pendahulu kita, yang kita peringati pada tahun 2012 ini, tetap dan terus
menjadi obor penerang dan pencerah bagi langkah anak bangsa menjaga dan
me-ngembangkan konstruksi nasionalisme yang bercirikan ke-Indonesia-an
sejati. Konstruksi nasionalisme yang berkarakter sebagai
bangsa yang bermoral (relegius), karakter sebagai bangsa yang beradab,
karakter sebagai bangsa yang bersatu, bangsa yang berdaya, dan karakter
bangsa yang berpartisipasi, bagi kejayaan bangsa dan negara Indonesia,
harap Hasan. (MC Singkawang/toeb)
Sumber : infopublik.org
|
 |